Friday, 21 March 2014

makalah PROKARIOTIK

TUGAS MIKROBIOLOGI DASAR
KEHIDUPAN DAN CIRI PROKARIOTIK

Disusun oleh kelompok 3 :


BUDIDAYA PERAIRAN
FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN
UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG
2013


BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang

Seiring dengan perkembangan teknologi yang pesat, kini diketahui bahwa sel memiliki sistem hidup yang sangat kompleks. Kita sebagai manusia yang memiliki rasa ingin tahu lebih dan kemampuan berpikir cerdas tentunya harus mempelajari hal ini. Khususnya untuk mata kuliah mikrobiologi dasar. Mikrobiologi merupakan cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang organisme-organisme kecil. Termasuk di dalamnya mempelajari tentang sel. Sel merupakan unit struktural dan fungsional organisme hidup. Dalam segenggam tanah, atau segelas air kolam terdapat berbagai jenis organisme uniseluler. Dan di dalam setiap organisme multiseluler, misalnya manusia atau tumbuhan terdapat puluhan dan ratusan jenis sel yang berbeda, semuanya terancang secara khusus untuk bersama-sama berfungsi di dalam bentuk jaringan dan organ.
Sel dibagi menjadi dua, yaitu prokariotik dan eukariotik. Seperti yang kita tahu bahwa prokariot adalah mikroorganisme yang telah ada dan berkembang mulai dari zaman dahulu yang bisa dikatakan sebagai awal atau nenek moyang dari makhluk hidup. Dan untuk itu untuk bahasan mikroorganisme berawal dari prokariot dan eukariot yang perlu untuk di pelajari lebih lanjut. Dalam makalah ini penulis membahas tentang kehidupan dan ciri ciri sel prokariotik.

B.    Rumusan Masalah
Ø  Bagaimanakah kehidupan sel prokariotik ?
Ø  Apa ciri khas sel prokariotik?
Ø  Apa saja ciri-ciri sel prokariotik?

C.    Tujuan Penulisan
Ø  Untuk lebih memahami tentang kehidupan (habitat) dan ciri-ciri dari organisme sel prokariotik.
Ø  Untuk melatih kemandirian sebagai seorang mahasiswa.
Ø  Untuk memperkaya wawasan akan kehidupan di bumi.

BAB II
PEMBAHASAN

A.  Kehidupan Sel Prokariotik
Organisme prokariotik tersebar di bumi dalam jumlah yang sangat banyak. Mereka dapat hidup dengan memanfaatkan lebih banyak sumber energi dibandingkan organisme lainnya dan dapat hidup hampir di semua lingkungan bumi selama ada air. Prokariotik telah berdiversifikasi besar-besaran dalam waktu yang lama. Metabolisme prokariotik jauh lebih bervariasi dibandingkan dengan eukariotik, sehingga terdapat banyak tipe prokariotik. Misalnya, disamping memakai fotosintesis atau senyawa organik sebagai energi, prokariotik juga mendapat energi dari senyawa anorganik seperti H2S, sehingga membuat prokariotik bisa bertahan hidup di lingkungan sedingin permukaan salju Antartika, sepanas lubang hydrothermal dasar laut, sumber air panas serta di tempat ekstrem lainnya.
Prokariota : organisme bersel tunggal yang merupakan bentuk paling awal dan paling primitif pada kehidupan di bumi, yang dapat hidup dan berkembang dalam berbagai habitat (termasuk lingkungan ekstrim panas, lahan basah, dan organ visceral/ pencernaan). Sel prokariotik memiliki perbedaan signifikan dari sel-sel eukariotik -> sel-sel prokariotik TIDAK memiliki membran inti dan memiliki informasi genetik dalam lingkaran sirkuler yang disebut plasmid.

B.  Ciri Khas Sel Prokariotik
Ciri khas sel prokariotik adalah sel nya yang tidak memiliki membran inti. Inti sel organisme ini hanya memiliki satu molekul ADN tanpa membran disebut Nukleoid. Sebagian besar organisme prokariotik merupakan organisme uniseluler (sel tunggal ).  Prokariotik umumnya tidak memiliki klorofil, hidup bebas atau sebagai parasit. Beberapa sel prokariotik dapat hidup di tempat yang ekstrem seperti mata air panas, kawah gunung berapi, atau di lahan gambut. Sedangkan kelompok yang lain bersifat kosmopolit, artinya mampu hidup di berbagai kondisi lingkungan. Sebagian besar prokariotik memiliki diameter dalam kisaran 1-5 µm. Secara umum organisme sel prokariotik berkembang biak secara vegetatif atau aseksual dengan cara membelah diri.



C. Ciri-Ciri Sel Prokariotik

1.     DNA pada sel prokariotik memiliki kromosom tunggal berbentuk lingkaran (sirkuler). DNA tidak dibungkus oleh membran inti. Sehingga dalam sitoplasma, ada istilah yang dinamakan dengan DNA region (nukleoid). DNA region merupakan darah sitoplasma prokariotik yang mengandung DNA.
2.      Tidak memiliki membran inti sel. Sel prokariotik tidak mempunyai membran inti sehingga tidak mempunyai batas yang jelas antara sitoplasma dan nukleoplasma.
3.     Bersifat uniseluler (bersel satu)
4.     Umumnya tidak berklorofil
5.     Hidup bebas atau sebagai parasit maupun saprofit
6.     Sitoplasma serupa dengan eukariotik
7.     Dinding sel tersusun atas peptidoglikan
8.     Pembelahan diri secara pembelahan biner
9.     Metabolisme aerob dan anaerob
10.  Memiliki diameter dalam kisaran 1-5 μm, lebih kecil dibandingkan sel-sel eukariotik yang sebagian besar ber ukuran 10- 100 μm
















BAB III
PENUTUP

A.    KESIMPULAN
Dari makalah ini penulis dapat mengambil kesimpulan yaitu :
1.     Prokariotik hidup hampir di semua lingkungan bumi selama ada air.
2.     Metabolisme prokariotik jauh lebih bervariasi dibandingkan dengan eukariotik
3.     Prokariotik telah berdiversifikasi besar-besaran dalam waktu yang lama.
4.     prokariotik juga mendapat energi dari senyawa anorganik seperti H2S, sehingga membuat prokariotik bisa bertahan hidup di lingkungan sedingin permukaan salju Antartika, dan sepanas lubang hydrothermal dasar laut dan sumber air panas.
5.     Inti sel organisme ini hanya memiliki satu molekul ADN tanpa membran disebut Nukleoid.
6.     Sebagian besar prokariotik memiliki diameter dalam kisaran 1-5 µm.
7.     Secara umum organisme sel prokariotik berkembang biak secara vegetative atau aseksual dengan cara membelah diri.
8.     Prokariotik umumnya tidak memiliki klorofil, hidup bebas atau sebagai parasit.
9.     Sebagian besar organisme prokariotik merupakan organism uniseluler (sel tunggal).
10.  Inti sel organisme ini hanya memiliki satu molekul ADN tanpa membran disebut Nukleoid.

B.    SARAN
1.     Bagi kita para mahasiswa dan generasi yang akan datang sudah seharusnya mengetahui kehidupan dan ciri dari organisme sel prokariotik.
2.     Kepada pembaca yang ingin lebih tahu banyak mengenai organisme sel prokariotik dapat mencari referensi lain di buku-buku, jurnal dan internet.



DAFTAR PUSTAKA

·       www.wikipedia.org
·       Pelczar,Michael J., Reid, Roger D., Chan, E. C. S..1958. Microbiology .U.S.A : Mc Graw-Hill Book Company
·       Tortora,Gerard J., Funke, Berdell R., Case, Christine L.. 2001. Microbiology an introduction . U.S.A : An imprint of Addison Wesley Longman, Inc
·       Gupte, Satish, 1990. Mikrobiologi Dasar. Terjemahan E.Suryawidjaja : The Short Textbook of Medical Microbiology. Bina rupa Aksara. Jakarta
·       Brock, TD. & Madigan, MT.,1991 Biology of Microorganisms. Sixth ed. Prentice Hall International, Inc

0 comments: